Kebutuhan cairan setiap orang berbeda, namun secara umum orang dewasa membutuhkan sekitar 9 hingga 13 gelas air per hari.
3. Membantu Mengurangi Peradangan
Kurkumin diketahui dapat membantu menurunkan penanda peradangan dalam tubuh.
“Peradangan kronis dikaitkan dengan kondisi seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan radang sendi,” tulis Lindsey.
Karena itu, air kunyit kerap dikonsumsi sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang.
4. Berpotensi Meredakan Nyeri Sendi
Efek anti-inflamasi pada kunyit juga dikaitkan dengan penurunan rasa nyeri dan kekakuan sendi, seperti pada kondisi osteoartritis.
Namun, perlu dipahami bahwa kandungan kurkumin dalam kunyit relatif kecil.
Sekitar satu sendok teh kunyit hanya mengandung 30 hingga 90 miligram kurkumin, sementara banyak penelitian menggunakan dosis 250 miligram atau lebih.
Artinya, manfaat ini tetap ada, tetapi tidak sekuat yang ditunjukkan dalam studi klinis.
5. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Penelitian awal menunjukkan bahwa kurkumin dapat membantu mengurangi peradangan di usus dan mendukung mikrobioma usus yang sehat.
Selain itu, konsumsi air kunyit juga membantu menjaga keteraturan buang air besar karena membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Namun, bagi sebagian orang dengan perut sensitif, kunyit bisa menimbulkan sedikit ketidaknyamanan.
6. Mendukung Kesehatan Jantung
Baca tanpa iklan