News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dokter: Efek Campak Bisa Muncul ke Otak Bertahun-tahun Kemudian

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

CAMPAK PADA ANAK — Seorang anak menunjukkan gejala ruam campak saat menjalani pemeriksaan kesehatan. Dokter mengingatkan infeksi campak tidak selalu ringan karena dalam kondisi tertentu dapat berdampak hingga ke otak, bahkan bertahun-tahun kemudian.

Salah satu metode yang digunakan adalah analisis cairan sumsum tulang belakang guna memastikan ada tidaknya peradangan.

 
Dampak Jangka Panjang

Selain radang otak, campak juga dapat berdampak pada fungsi kognitif seperti memori.

“Mayoritas dibilang temporary (sementara),” ujarnya.

Namun dalam sejumlah kasus, gangguan tersebut dapat bertahan lebih lama.

“Walaupun ada juga, satu bagian sekian ratus ribu, itu kok agak persisten,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pemulihan pada kondisi tertentu bisa memakan waktu panjang.

“Dan biasanya satu tahun,” tambahnya.

Baca juga: Bukan Cuma Anak, Dokter Tegaskan Orang Dewasa Juga Bisa Kena Campak dan Risikonya Lebih Berat

Menurutnya, komplikasi yang muncul tidak selalu disebabkan oleh virus semata, melainkan juga dipengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.

“Akumulasi dari yang lain,” ujarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa daya tahan tubuh, kondisi kesehatan, serta faktor lain dapat memengaruhi risiko komplikasi pasca-infeksi.

 
Campak selama ini kerap dianggap sebagai penyakit ringan.

Namun dengan adanya potensi dampak jangka panjang, termasuk gangguan pada otak, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama dalam menjaga kondisi imun tubuh dan memantau gejala lanjutan setelah infeksi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini