News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Agar Dicabut Kenikmatan Maksiat dan Diberi Nikmat Taat

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA MENGHINDARI MAKSIAT - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Minggu (5/4/2026). Orang yang gemar bermaksiat itu bukan karena ia tidak tahu itu salah, tapi karena ia menikmatinya. Berikut doa agar Allah mencabut kenikmatan bermaksiat dan menjadikan kita orang yang taat.

Pelaku maksiat cenderung dijauhi orang-orang saleh, kehilangan kepercayaan, serta lebih dekat dengan lingkungan yang buruk.

5. Mendatangkan kesulitan hidup

Dosa menyebabkan berbagai urusan terasa berat, melemahkan fisik dan mental, serta menghadirkan banyak hambatan dalam kehidupan.

6. Menghilangkan keberkahan hidup

Maksiat tidak hanya mengurangi kebaikan, tetapi juga menghilangkan keberkahan umur dan amal.

7. Menimbulkan dosa yang berkelanjutan

Satu dosa dapat memicu dosa lainnya. Jika terus dilakukan, hati bisa menjadi tertutup dan semakin sulit kembali ke jalan yang benar.

Dosa-dosa Besar

Mengutip buku Bukan Dosa Ternyata Dosa karya Abduh Al Baraq dan Segala Dosa Besar dan Kecil Penyebab Siksa Kubur karya Najamuddin Muhammad, disebutkan beberapa dosa besar.

1. Syirik (Menyekutukan Allah SWT)

Syirik adalah dosa paling besar karena seseorang menyandarkan ibadah, harapan, atau keyakinannya kepada selain Allah SWT.

Bentuknya bisa beragam, seperti mempercayai dukun, ramalan, atau menganggap benda tertentu memiliki kekuatan gaib.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya,” (QS. An Nisaa: 48).

"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga,” (QS. Al Maidah: 72).

2. Berputus Asa dari Rahmat Allah SWT

Putus asa dari rahmat Allah termasuk dosa besar karena menunjukkan hilangnya harapan terhadap ampunan dan pertolongan-Nya.

Sikap ini seakan-akan meragukan luasnya kasih sayang Allah.

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir,” (QS. Yusuf: 87).

3. Merasa Aman dari Azab Allah SWT

Merasa diri pasti selamat dari azab Allah adalah bentuk kelalaian dan kesombongan.

Sikap ini membuat seseorang meremehkan dosa dan tidak takut terhadap hukuman Allah.

“Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi,” (Al A’raaf: 99)

4. Durhaka kepada Orang Tua

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini