"Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya,” (QS. Al Anfaal: 16).
9. Memakan Harta Anak Yatim
Mengambil atau menyalahgunakan harta anak yatim adalah dosa besar karena mereka adalah golongan yang lemah dan harus dilindungi haknya.
Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka),” (QS. An Nisaa: 10)
Dalam hadis disebutkan bahwa mengambil hak orang lain sama dengan mengambil bara api neraka.
Dari Ummu Salamah ra., bahwa Rasulullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya aku hanya seorang manusia biasa. Maka boleh jadi sebagian kamu lebih pandai mengemukakan argumentasinya daripada sebagian yang lain sehingga aku memenangkannya. Maka, barang siapa yang kau putuskan untuknya mendapatkan hak orang muslim lainnya (sesuai argumentasi yang dikemukakannya), itu adalah sepotong api neraka maka biarlah ia membawanya atau meninggalkannya." (HR Bukhari)
10. Berzina
Zina merupakan perbuatan yang sangat dilarang karena merusak kehormatan, merusak tatanan keluarga, dan membawa dampak sosial yang besar.
“Barangsiapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu,” (QS. Al Furqaan: 68-69).
Adapun hukuman bagi pezina disebutkan di dalam Al-Quran.
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah masing-masing dari keduanya seratus kali. Janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk menjalankan hukum Allah, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Dan hendaklah pelaksanaan hukuman mereka disaksikan oleh sekelompok orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 2)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan