Kementerian Agama DKI Jakarta menjelaskan tiga siksa ahli neraka yang diperlihatkan kepada Rasulullah SAW. saat Isra Miraj.
Siksa bagi orang yang suka ghibah
Pertama, siksa bagi orang yang gemar ghibah (menggunjing). Mereka digambarkan memiliki kuku dari logam panas, lalu mencakar wajah dan dada mereka sendiri.
Hal ini menjadi simbol bahwa perbuatan menyakiti kehormatan orang lain akan berbalik menyiksa diri sendiri di akhirat.
Siksa bagi orang yang suka riba
Selanjutnya, siksa ahli neraka yang dilhat Rasulullah SAW. adalah siksa bagi para pemakan riba.
Rasulullah SAW melihat perut mereka membesar seperti rumah yang dipenuhi ular dan terlihat dari luar.
Gambaran ini menunjukkan betapa beratnya dosa riba, karena harta yang diperoleh secara tidak halal akan membawa penderitaan di akhirat.
Siksa bagi orang yang suka berbicara kebaikan tapi tak mengamalkan
Siksa yang ketiga dilihat Rasulullah SAW. yaitu siksa bagi orang yang pandai berbicara tentang kebaikan tetapi tidak mengamalkannya.
Mereka disiksa dengan lidah yang dipotong menggunakan gunting dari api.
Siksaan ini menjadi peringatan keras bahwa ilmu dan nasihat harus diiringi dengan perbuatan, bukan sekadar ucapan.
Rasulullah bersabda, “Saya melewati suatu kaum yang mempunyai cakar dari timah yang panas dan mereka menggaruki wajah dan dadanya” lalu malaikat Jibril pun menjawab, “Mereka adalah orang yang memakan daging orang lain dan menjatuhkan harga diri mereka”. Siksa bagi orang pemakan riba dengan menjadikan perut mereka transparan dan berisi ular. Pada HR Ibnu Majah dikisahkan Rasulullah bersabda, “Aku mendatangi kaum dan perut mereka seperti rumah yang dihuni ular yang tampak dari luar perut mereka” lalu malaikat Jibril pun menjawab, “Mereka adalah para pemakan riba”. (HR. Abu Dawud)
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan