Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Relawan Pro Jokowi (Projo) bertemu dengan sejumlah petinggi partai politik untuk menyampaikan hasil musyawarah rakyat (Musra) dalam mencari pemimpin pada Pilpres 2024 mendatang.
Terbaru, Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, kemarin.
Dimintai tanggapannya soal pertemuan Projo dan Partai Gerindra, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto pun merespons santai.
Hasto menegaskan bahwa pihaknya enggan menanggapi soal gerakan relawan Projo tersebut. Ia hanya ini menanggapi tentang partai politik.
Baca juga: Prabowo Bertemu Relawan Jokowi, Ketum Projo Beri Pujian: Belajar Patriotisme dari Sosoknya
Pasalnya, menurut Hasto, gerakan relawan terbilang cair dan bergerak sesuai dengan arah angin.
"Yang saya tanggapi parpol, kalau relawan-relawan itu kan cair, bisa berubah sesuai arah angin," kata Hasto saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/11/2022).
"Kalau parpol saya tanggapi, kalau relawan bisa berubah," sambungnya.
Hasto mengungkapkan alasannya hanya mau menanggapi partai poltik ketimbang para relawan yang muncul jelang Pilpres.
Ia menilai bahwa partai politik memiliki struktur organisasi yang tercatat dan kokoh.
"Parpol kan kokoh, ketua umum kokoh, struktur kokoh, pergerakan kokoh," jelas Hasto.
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan dari perkumpulan relawan Joko Widodo, yang di dalamnya termasuk Projo.
Prabowo menerima para relawan Jokowi di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (10/11/2022).
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Prabowo menerima hasil Musyawarah Rakyat (Musra) yang telah dilakukan di berbagai daerah.
Hasil Musra pun dinilai Prabowo sebagai bentuk demokrasi yang baik.
Baca tanpa iklan