News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pilpres 2024

Respons Mahfud MD soal Tak Ada Debat Khusus Cawapres Seperti 2019 

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Theresia Felisiani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3 Mahfud MD saat hadir di acara silaturahmi Sahabat Mahfud Muda, di Posko Teuku Umar, Kamis (30/11/2023). Mahfud MD tegaskan dirinya siap menghadapi debat khusus maupun tidak khusus, sebagai calon pemimpin maka harus siap.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD mengatakan, dirinya siap apapun format debat yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Pilpres 2024.

Hal ini merespons keputusan KPU, yakni debat capres-cawapres Pilpres 2024 tak digelar secara terpisah dalam lima kali gelaran.

"Saya siap debat khusus maupun tidak khusus, namanya calon pemimpin harus siap," kata Mahfud saat ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/12/2023).

Mahfud MD menyerahkan sepenuhnya kepada KPU yang mengatur format dan teknis pelaksanaan debat.

"Kalau ditiadakan atau tidak diadakan ya terserah KPU saja kan mereka yang atur," ujarnya.

Sebelumnya KPU telah menetapkan format debat Pilpres 2024. Dalam lima kali debat yang digelar KPU, seluruhnya  akan dihadiri secara bersamaan oleh pasangan capres-cawapres.

Baca juga: Fakta Debat Pilpres 2024: Tak Ada Sesi Khusus Capres atau Cawapres Saja, Perdana pada 12 Desember

Tidak ada gelaran debat khusus yang dihadiri hanya oleh capres saja atau cawapres saja.

"Lima kali debat itu pasangan calon semuanya hadir. Hanya saja, proporsi bicaranya yang berbeda. Pada saat debat capres, maka proporsinya capres untuk bicara lebih banyak. Ketika debat cawapres proporsinya untuk cawapres lebih banyak," kata Ketua KPU Hasyim Asy'ari, Jumat.

Untuk diketahui pada debat Pilpres 2019 lalu, dari lima gelaran debat, dua khusus diperuntukkan untuk capres-cawapres, dua debat khusus untuk capres, dan satu kali debat untuk cawapres saja.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini