News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemilu 2024

Wapres Maruf Amin Tegaskan Bersikap Netral pada Pemilu 2024

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wakil Presiden Ma'ruf Amin

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa dirinya bersikap netral pada Pemilu 2024 ini.

Meski begitu, sebagai pribadi dan warga negara yang memiliki hak pilih, Ma'ruf mengaku akan menentukan pilihannya nanti di TPS.

"Saya menyebutnya kalau bahasa kiai itu namanya amrun syakhshiyun qolbiyun, itu persoalan hati dan personal. Karena itu saya tuangkan untuk di publik, saya bersikap netral. Saya tidak akan menunjukkan endorsement kepada calon tertentu,” ujar Ma'ruf pada acara Satu Meja The Forum Kompas TV bertajuk “Publik Harus Awasi Pemilu”, Rabu (27/12/2023).

Ma'ruf juga akan membebaskan anggota keluarganya, termasuk putra-putrinya untuk memilih Capres-Cawapres sesuai dengan kriterianya masing-masing.

Menurut Ma'ruf, anak-anaknya telah memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan pilihannya.

"Saya persilakan kepada anak-anak mau memilih ke mana. Mereka sudah punya ukuran-ukuran sendiri," ungkap Ma'ruf.

Sesuai perintah agama, kata Ma'ruf, dirinya hanya akan mengimbau umat untuk memilih para calon pemimpin yang terbaik.

"Kalau memilih yang tidak afdhal [padahal] ada yang afdhal, dalam agama disebut berkhianat kepada Allah, kepada Rasul, dan kepada masyarakat,” ujarnya.

Adapun kriteria pemimpin yang afdhal tersebut, menurut Ma'ruf, mengacu pada kriteria-kriteria umum yang berlaku dalam masyarakat.

Dirinya menilai tiga pasangan Capres-Cawapres yang berkontestasi pada Pilpres 2024 secara formal telah memenuhi syarat.

Sehingga, menurut Ma'ruf, masyarakat tinggal membandingkan kriteria materialnya untuk menentukan yang terbaik.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Minta Fatwa Keagamaan di Indonesia Membawa Kebaikan untuk Publik

“Secara umum kalau sudah lolos verifikasi, sudah jadi calon, ya tentu memenuhi syarat secara formal. Kalau secara material tentu lain lagi. Tapi secara formal sudah terpenuhi, karena itu dia lolos. Tinggal memilih di antara yang sudah baik, secara formal lolos itu, di antara yang terbaik,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini