"Keterangan kan tadi sudah disampaikan ke beliau-beliau (anggota kepolisian). Kalau disampaikan ke yang lain-lain takut infonya simpang siur," jelas Acep.
Sementara itu, sejumlah petugas Puslabfor Polri tampak menjajarkan sejumlah barang bukti di masjid yang diduga sebagai titik utama ledakan.
Beberapa barang bukti diletakkan di atas sebuah kain putih yang dibentangkan di dekat mimbar masjid.
Dalam proses peletakan barang bukti, petugas Puslabfor menggunakan sarung tangan disposable alias sekali pakai.
Dua anggota Puslabfor Polri mengambil beberapa barang bukti dari kardus-kardus tempat penyimpanan barang bukti.
Beberapa barang bukti itu, diantaranya sebuah senjata dan sebuah obeng.
Baca tanpa iklan