News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ledakan di Jakarta Utara

Polisi Periksa Guru dan Siswa SMAN 72 Terkait Insiden Ledakan Jumat Siang

Penulis: Ibriza Fasti Ifhami
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DIPERIKSA - Situasi di ruang guru SMAN 72 Jakarta usai insiden ledakan, Jumat (7/11/2025). Sejumlah guru dan siswa menjalani pemeriksaan untuk BAP oleh polisi terkait ledakan yang terjadi di sekolah itu di ruang guru. (Ibriza/Tribunnews)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian mendalami insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, pada Jumat (7/11/2025).

Sejumlah guru dan siswa laki-laki tampak menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) dengan beberapa pihak kepolisian.

Pantauan Tribunnews.com di dalam lingkungan SMAN 72 Jakarta, sekitar pukul 19.26 WIB, puluhan lebih aparat, yang terdiri dari kepolisian dan TNI tampak masih berada di dalam sekolah.

Hampir di setiap sudut lantai satu sekolah dijaga oleh petugas keamanan.

Selanjutnya, sejumlah guru dan siswa laki-laki tampak berada di ruang guru SMAN 72. Ruangan tersebut berisi meja-meja dan kursi-kursi untuk digunakan para guru.

Para guru dan siswa berkumpul di beberapa meja yang berdekatan. Mereka tampak berbincang sesuatu. Beberapa di antara mereka ada yang duduk dan ada yang berdiri.

Kemudian, di depan barisan meja dan kursi yang masing-masingnya hanya muat untuk satu guru itu, terdapat meja panjang dan kursi-kursi yang mengelilinginya.

Sekitar dua hingga tiga anggota kepolisian duduk di kursi yang tersedia. Mereka mewawancarai sejumlah guru dan siswa secara bergantian.

Wawancara atau aktivitas tanya-jawab itu diduga dilakukan dalam rangka pemeriksaan BAP terkait insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72, pada Jumat siang.

Satu dari sejumlah anggota polisi berseragam yang ada di lokasi mengungkapkan proses BAP masih berlangsung.

"Iya ini masih diperiksa, masih di BAP," ucap polisi itu, saat dia sedang berbincang dengan seseorang via telepon.

Kepala Seleksi SMP-SMA Suku Dinas Pendidikan Jakarta Utara, Acep mengatakan, para guru dan siswa yang sudah diperiksa pihak kepolisian sudah bisa pulang.

Pria berkemeja putih dan mengenakan kopiah di kepalanya itu menyebut, guru-guru SMAN 72 juga ingin memastikan terlebih dahulu para orang tua dari siswa-siswa yang menjadi korban sudah berada di rumah sakit untuk mendampingi anak mereka yang dirawat.

"Sudah bisa pulang, tapi menunggu dulu, mau memastikan orang tua murid sudah mendampingi korban yang di rumah sakit," kata Acep, kepada Tribunnews.com di SMAN 72 Jakarta, Jumat malam.

Beberapa guru enggan untuk diwawancara. Mereka mengatakan, keterangan sudah disampaikan kepada pihak kepolisian dalam proses BAP.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini