Tabrakan tak terelakkan.
Taksi terseret 50 meter, yang kemudian memicu serangkaian kejadian fatal.
KRL tujuan Jakarta berhenti mendadak, diikuti oleh KRL tujuan Cikarang dari arah berlawanan yang juga mengerem mendadak guna menghindari hambatan di depan.
Dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek melaju kencang dan menghantam rangkaian KRL dengan kekuatan dahsyat.
Gerbong khusus perempuan hancur lebur ditembus lokomotif kereta cepat tersebut.
Seluruh Korban Meninggal Merupakan Perempuan
Kabasarnas Syafii menyebut seluruh korban tewas dalam insiden kecelakaan ini merupakan perempuan dewasa.
"Saya melihatnya tidak ada (korban anak), semuanya sudah masuk kategori (perempuan) dewasa," ungkapnya, Selasa.
(Tribunnews.com/Gilang) (Tribunbekasi.com/Rendy Rutama)
Baca tanpa iklan