News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Buku SBY

Misteri Asap Hitam di Ruang Keluarga Cikeas

Penulis: Febby Mahendra
Editor: Rachmat Hidayat
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan dalam acara peluncuran bukunya yang berjudul Selalu Ada Pilihan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2014). Buku yang ditulis langsung oleh SBY tersebut mengisahkan tentang 8 tahun kepemimpinannya sebagai Presiden RI. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Ancaman teroris berikutnya yaitu rencana pengeboman terhadap rumah SBY di kawasan Puri Cikeas, Bogor, 2009 lalu. "Bom berkekuatan ledak yang besar telah dirakit dan dipersiapkan di daerah Jatiasih, Bekasi, hanya berjarak 10 kilometer dari Cikeas.

Mobil yang dipersiapkan untuk membawa bom juga sudah ada. Pengemudi dan pengebom bunuh diri juga sudah dpersiapkan," katanya.

Di bagian itu SBY juga membeberkan peran Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) dalam menjalankan tugasnya. Ia menyebut pengamanan presiden di negara lain jauh lebih ketat dibandingkan Paspampres Indonesia.

SBY mencontohkan pengamanan Presiden Amerika Serikat (AS), termasuk penggunaan dua helikopter khusus yang diberi nama Marine One untuk mengecoh pihak-pihak yang berniat jahat. Begitu pula pengamanan terhadap Presiden Korea Selatan bersama Ibu Negara yang selalu menggunakan kendaraan keras di manapun berada, termasuk ketika berkunjung ke luar negeri.

Korea Selatan menerapkan sistem pengamanan ketat karena pada 1970 Presiden Park Chung-hee dan Ibu Negara tewas ditembak.

"Istri saya, Ibu Ani sedang berada di Seoul, Korea Selatan, ketika terjadi peristiwa yang amat tragis tersebut.Istri tinggal di Seoul  hampir selama dua tahun, mengikuti ayahandanya Jenderal Sarwo Edhie Wibowo  yang sedang bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan,"  katanya.  

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini