News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Munaslub Partai Golkar

Poempida: Hanya Airlangga yang Dapat Selamatkan Keterpurukan Golkar

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan fungsionaris Partai Golkar Poempida Hidayatullah menjadi nara sumber pada diskusi terkait Ketua DPR RI Setya Novanto, di Jakarta, Sabtu (18/11/2017). Diskusi tersebut membahas keabsahan status tahanan Setya Novanto yang ditetapkan KPK pada kasus korupsi KTP elektronik. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Apalagi dukungan Presiden dan Wakil Presiden sudah menjadi pembicaraan publik bahwa Kedua Pemimpin Nasional mendukung Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Saya melihat, kata Poempida, proses penyelamatan Partai Golkar secara Konstitusional hanya melalui Munaslub dan transformasi kepemimpinan harus terjadi secepatnya.

Dia tegaskan, untuk saat ini Airlangga adalah pilihan terbaik bagi Golkar. Upaya-upaya lain untuk mendorong figur-figur yang ada akan berakhir pada sejarah yang serupa, dan Golkar akan terbebani.

Yang orang tidak banyak tahu itu seorang Airlangga Hartarto itu adalah, lanjutnya, seorang sahabat yang selalu menjaga hubungan silaturahmi dan menjunjung tinggi makna persahabatan.

"Saya bangga menjadi sahabat Mas Airlangga," kenangnya.

Partai Bersih

Kini tantangan seorang Airlangga Hartarto adalah mengembalikan Partai Golkar pada posisi puncak. Sudah jelas dan tidak perlu diperdebatkan lagi apa penyebab kondisi terpuruknya Golkar ini.

Jika disimpulkan secara garis besar hal-hal sebagai berikut adalah faktor-faktor penyebabnya:

1. Permasalahan hukum kader-kader.

2. Tidak terbangunnya sistem yang komprehensif secara implementatif.

3. Tidak adanya sistem pendanaan Partai yang berlaku strategis.

4. Turunnya loyalitas dan militansi yang menyebabkan kegiatan Partai menjadi "Cost Centre" Dan bukan "Profit Centre".

5. Kolektifitas pimpinan yang non solidaritas.

Ibarat virus, ras manusia itu bertendensi untuk melakukan "self destruct". Begitu juga perilaku manusia di dalam Partai.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini