News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ahok Masuk BUMN

Pro Kontra Jadi Bos BUMN, Berikut Prestasi dan Kontroversi Ahok

Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Daryono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gambar ilustrasi Ahok bersih-bersih BUMN karya Permaswari Wardani

Namun kasus tersebut tidak diteruskan karena KPK menganggap belum cukup bukti untuk berlanjut menjadi kasus korupsi.

Pada 2015 DKI Jakarta harus menggunakan APBD 2014 karena pemerintahan Ahok terlibat sengketa dengan DPRD DKI Jakarta berkaitan dengan penetapan APBD tahun itu.

Sehingga ada kegagalan dalam mengesahkan APBD DKI 2015.

Ahok juga sempat tersandung kasus penistaan agama.

Ini terjadi saat Ahok berpidato di Kepulauan Seribu, pada Rabu (28/9/2016) lalu.

Ahok menyinggung surat Al Maidah 51.

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok (TribunWow.com/Octavia Monica P)

Ia mengakui dan menyadari bahwa beberapa warga dapat dimengerti kalau mereka tidak memilihnya karena telah dibohongi menggunakan Surat Al-Maidah Ayat 51.

Pidato Ahok akhirnya berujung pada pelaporan dan kecaman dari berbagai pihak.

Ahok kemudian angkat bicara terkait hal tersebut.

Pernyataan 'dibohongi menggunakan Al Maidah 51' yang dimaksud Ahok yakni masyarakat jangan mudah dibohongi dengan surat Al Maidah oleh orang yang disebutnya rasis.

Namun pada akhirnya Ahok pun mengeluarkan ucapan minta maaf terkait pernyataan tersebut.

Pada tanggal 16 November 2016, Ahok secara resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Ahok menjalani dua tahun kurungan akibat kasus penistaan agama tersebut.

Ahok juga pernah dituduh telah mencap warga dengan sebutan komunis, serta ia juga sering berkata kasar.

Terakhir adalah kontroversinya terkait pencalonan sebagai pemimpin satu diantara perusahaan BUMN.

Banyak pro dan kontra di berbagai pihak.

Beberapa tokoh mendunkung Ahok namun tak sedikit juga yang menolak Ahok untuk menjadi bos BUMN.

Mereka yang tidak setuju mempermasalahkan terkait sosok Ahok yang tak lepas dari kontroversi. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma) (Kompas.com/Verryana Novita Ningrum)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini