Ketika letusan terjadi, material-material gunung akan memberikan energi yang besar untuk mendorong air laut ke arah pantai sehingga terjadi gelombang tsunami.
Semakin besar volume material letusan, maka semakin besar gelombang yang terangkat ke darat.
Contoh terjadinya tsunami akibat erupsi gunung api adalah letusan Gunung Krakatau tahun 1883.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Gunung Semeru
Baca tanpa iklan