Terkait jumlah pohon mangrove yang akan ditanam, IMIP mengaku tidak menetapkan target pasti.
Contohnya seperti baru-baru ini mereka menanam 1.000 mangrove. Kemudian, dalam penanaman yang akan datang, mereka bisa saja meningkatkan jumlah dua hingga tiga kali lipat.
Ke depannya, program ini tak menutup kemungkinan akan dilakukan di luar Bahodopi atau Kabupaten Morowali.
Bahkan, program CSR penanaman mangrove IMIP berpeluang dilakukan di luar provinsi selain Sulawesi Tengah.
"Harapan kami dapat menanam sebanyak-banyaknya tanpa ada batasan karena itu tujuan kami bagaimana menjaga kelestarian lingkungan," pungkas Agus.
Sama Serumpun
Sama Serumpun adalah kelompok warga pembibit dari Dusun Kurisa, Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dikutip dari situs resmi IMIP, Sama Serumpun akan menjadi garda terdepan pembibitan pohon bakau di wilayah tersebut. Kegiatan itu akan dikembangkan menjadi salah satu aktivitas mata pencaharian warga.
Sama Serumpun telah dilibatkan dalam kegiatan CSR IMIP. Pada 15 September, mereka ikut ke dalam kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove bersama karyawan PT Dexin Steel Indonesia (DSI) serta Tim CSR dan Environmental PT IMIP.
Saat itu, PT DSI sebagai salah satu perusahaan dalam kawasan IMIP), sedang menggelar edukasi konservasi kawasan pesisir.
Event kolaborasi dengan Departemen CSR PT IMIP tersebut diikuti sekitar 40 murid kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kurisa didampingi para guru.
Baca juga: IMIP Terus Serap Tenaga Kerja Lokal, 92 Persen Pekerja Berasal dari Sulawesi
Baca tanpa iklan