Keluarga dengan Fatherless sebanyak 25,8 persen.
Artinya sekitar satu dari empat keluarga yang memiliki anak di Indonesia pada tahun 2025 mengalami fatherless.
Data dan penemuan mengenai fatherless ini diharapkan tidak berhenti sebagai informasi statistik semata.
Angka ini harus menjadi alarm kebijakan bahwa keterlibatan ayah bukan hanya isu keluarga tetapi bagian dari strategi pembangunan manusia Indonesia.
“Kita perlu menggunakan data ini untuk merancang intervensi pengasuhan berbasis keluarga yang lebih terarah. Mulai dari peningkatan literasi pengasuhan ayah, program kerja yang ramah keluarga, hingga penguatan layanan konseling keluarga di tingkat desa dan kelurahan,” ungkap Wihaji.
Keterlibatan dan peran ayah pada pengasuhan anak Indonesia harus dioptimalkan dalam lingkungan keluarga yang kuat dan penuh kasih sayang.
Keluarga dengan Pernikahan Dini sebanyak 19,9 persen atau 17.113.564 keluarga atau sekitar satu dari lima keluarga Indonesia di tahun 2025 mengalami pernikahan dini (kurang dari 19 tahun).
(Tribunnews.com/Rina Ayu)
Baca tanpa iklan