Selain itu Presiden juga bertekad untuk memperbaiki sektor pendidikan di Indonesia. Bahkan perbaikan akan dilakukan secara besar-besaran. Presiden meminta maaf dirinya saat ini hanya bisa mengalokasikan anggaran untuk perbaikan 16 ribu sekolah saja.
"Saya minta maaf sebagai presiden anda saya baru mampu mengalokasikan 16 ribu sekolah tapi tahun depan saya bertekad untuk melipat gandakan itu," pungkasnya.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mulai mendistribusikan perangkat Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Pintar (smartboard) ke satuan-satuan pendidikan di semua jenjang pendidikan.
Sebanyak 288 ribu lebih satuan pendidikan di seluruh Indonesia akan memperoleh smartboard dan dari sejumlah itu, sebanyak 271 ribu lebih satuan pendidikan telah siap menerima smartboard dan sudah dilakukan verifikasi dan validasi dinas pendidikan.
Sampai awal September 2025, untuk pengiriman tahap 1, sebanyak 13 ribu lebih smartboard telah didistribusikan ke satuan pendidikan di provinsi DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.
Pengiriman selanjutnya dilakukan secara bertahap sampai Desember 2025.
Baca tanpa iklan