News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Retret Wartawan di Cibodas: Seragam Loreng dan Pesan Menhan Sjafrie

Penulis: Reza Deni
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RETRET WARTAWAN PWI – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama jajaran Kemhan makan siang dengan ratusan wartawan PWI peserta retret di Pusdiklat Kemenhan, Cibodas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026). Dalam kesempatan itu, Sjafrie menyampaikan pesan penting tentang persatuan dan kolaborasi bagi insan pers.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tak hanya menteri dan kepala daerah, sejumlah wartawan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti retret selama empat hari di Pusat Kompetensi Bela Negara, Desa Cibodas, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 29 Januari hingga 1 Februari 2026.

Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Pertahanan bersama PWI.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, hadir pada hari ketiga, Sabtu (31/1/2026), untuk memberikan materi kunci kepada sekitar 200 wartawan peserta retret sekaligus makan siang bersama.

Seragam Loreng dan Makan Siang Bersama

Sekitar 200 anggota PWI mengenakan seragam loreng hijau sage lengkap dengan topi komando dan sepatu boot hitam.

Sjafrie tiba sekitar pukul 11.00 WIB dengan jaket bomber loreng dan celana panjang cokelat, didampingi jajaran pejabat Kemhan serta Ketua Umum PWI Ahmad Munir.

Menu makan siang sederhana berupa nasi, lauk, sayur, dan mi bakso.

Kedatangan Sjafrie disambut nyanyian nama dirinya oleh peserta. Ia pun menyalami wartawan, duduk di tengah, berbincang ringan, dan sesekali menerima ajakan swafoto.

Pesan Menhan Sjafrie

Dalam kesempatan itu, Sjafrie menyampaikan motivasi dan informasi kepada peserta.

“Kita sekarang ada di dalam perang opini. Orang yang bekerja dengan ikhlas dan mempunyai yang terbaik, biasanya dipandang negatif dalam perang opini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya persatuan dan kolaborasi.

“Kita ini kan satu kapal, jadi butuh persatuan dan kesatuan untuk kolaborasi. Walaupun PWI ada senior-senior, tapi secara historis insan pers Indonesia itu insan pers perjuangan,” katanya.

Sjafrie juga menyinggung upaya pemerintah menindak tegas pelaku kejahatan yang merugikan negara.

“Ini harus kita identifikasi, perlu kita investigasi dan kita hadapkan ke dalam hukum negara ini,” tandasnya.

Baca juga: Soal Iuran Rp17 T Indonesia ke BoP, Dino Patti Djalal: Palestina Butuhnya Dukungan Moral

Tujuan Retret Wartawan PWI

Mengutip TribunGayo.com, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menegaskan retret ini merupakan rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang bertujuan membentuk wartawan berintegritas, profesional, dan berkesadaran kebangsaan dalam menghadapi disinformasi global.

Sejalan dengan itu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin melalui sambutan tertulis menekankan bahwa pers adalah mitra strategis negara dalam pengelolaan informasi dan pembentukan persepsi publik sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini