Salah satu kontributor adalah mantan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, yang menyoroti pentingnya reformasi kelembagaan untuk memperkuat demokrasi.
Lab 45 menilai, tanpa reformasi kelembagaan, Indonesia berisiko terjebak dalam skenario konflik identitas.
Hal ini bisa terjadi jika oligarki terus menguat dan masyarakat kehilangan ruang untuk berpartisipasi secara sehat dalam politik.
Dengan tebal 426 halaman dan 12 bab, buku ini menjadi refleksi kritis atas perjalanan bangsa.
Ia bukan sekadar proyeksi, melainkan peringatan bahwa waktu menuju 2045 terbatas, dan pilihan arah bangsa akan menentukan apakah Indonesia mencapai kejayaan atau justru terjebak dalam konflik dan oligarki.
Baca tanpa iklan