News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Judi Online

Cak Imin: Penerima Bansos untuk Judi Online akan Langsung Dicoret

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Muhammad Zulfikar
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JUDI ONLINE - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir sebanyak 29.906 rekening yang terindikasi terlibat judi online (judol). Pemerintah terus berupa mengambil langkah tegas dalam upaya untuk memberantas judi online.

Ringkasan Berita:

  • Pemerintah terus berupa mengambil langkah tegas dalam upaya untuk memberantas judi online.
  • Salah satunya yakni dengan mencoret penerima bantuan sosial yang terbukti menggunakannya untuk judi online.
  • Cak Imin mengatakan pemerintah telah memiliki data penerima Bansos yang menggunakan dana bantuan sosial untuk judi online.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus berupa mengambil langkah tegas dalam upaya untuk memberantas judi online.

Salah satunya yakni dengan mencoret penerima bantuan sosial yang terbukti menggunakannya untuk judi online.

Baca juga: DPR Sebut Kejahatan Judi Online Sebagai Narkotika Digital: Tak Cukup dengan Blokir Situs

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

“Sampai hari ini terus kita atasi, ya. Langsung yang menggunakan bantuan sosial untuk judol, langsung otomatis dicoret dari penerima bantuan,” kata Cak Imin.

Cak Imin mengatakan pemerintah telah memiliki data penerima Bansos yang menggunakan dana bantuan sosial untuk judi online.

Data-data tersebut berada di Kementerian Sosial.

“Sudah, tapi di Kemensos lengkap,” katanya.

Baca juga: Usut Judi Online Butuh Sinergi, Susno Duadji Ungkit Lagi Kasus Beking Situs Judol oleh Ordal Komdigi

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga merespon soal kelas menengah yang rentan karena mendapatkan tekanan ekonomi. Pemerintah kata Cak Imin telah menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat kelas menengah.

“Ya, kita punya program 10 juta bekerja dan 10 juta naik kelas. Salah satunya agar UMKM kita tumbuh dan melahirkan kelas menengah yang kuat, yang tumbuh,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini