Sementara, SMAN 1 Sambas secara tegas menolak adanya babak final ulang tersebut.
Setelah adanya keputusan dari kedua sekolah, maka MPR pun akhirnya memutuskan untuk membatalkan babak final ulang.
Baca juga: Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tolak Ikut Final Ulang LCC Empat Pilar
Ketua Badan Sosialisasi MPR Abraham Liyanto mengatakan, pihaknya menerima langsung perwakilan kedua sekolah dalam dua hari berbeda.
“Tanggal 14 (Mei) hari Kamis, kita didatangi Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah dari SMAN 1 Pontianak dan menyampaikan pernyataan yang sudah dibacakan Ibu Sekjen (Siti Fauziah). Sehingga Badan Sosialisasi kami menerima itu dengan baik,” ujar Abraham di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Ia mengatakan, sehari setelahnya MPR juga menerima pernyataan serupa dari SMAN 1 Sambas.
“Tanggal 15 kemarin, hal yang sama, pernyataan yang sama, itu datang dari sekolah SMAN 1 Sambas. Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang,” ungkapnya.
Abraham menyebut, MPR pun menyetujui untuk mengikuti keinginan dari kedua sekolah, yakni tidak melakukan final ulang.
“Dan hari ini (Senin kemarin) kita rapat, tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan kedua sekolah ini,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Baca tanpa iklan