Pada 2024, ia lalu dipercaya sebagai Dirjianbang Seskoad.
Barulah pada 2025 Trenggono diutus menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI.
Trenggono tercatat memiliki total harta sebesar Rp1,2 miliar.
Hartanya itu terlampir di dalam LHKPN KPK.
Ia terakhir kali melaporkan rincian hartanya di LHKPN KPK pada 3 Februari 2025.
Sumber harta terbanyaknya berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp750 juta.
Lalu disusul dari harta alat transportasi dan mesin dan kas.
Trenggono juga memiliki utang senilai Rp146 juta.
Baca juga: Said Iqbal Ditelepon Seskab Teddy Tadi Malam, Sore Ini Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden
Said Iqbal
Dirangkum dari laman resmi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Said Iqbal diketahui lahir di Jakarta, 5 Juli 1968 silam.
Ia kini telah berusia 58 tahun.
Dirinya menghabiskan masa kecil di tanah kelahirannya.
Dia menempuh pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMAN 51 Jakarta (1985 – 1988).
Said Iqbal lalu lanjut di D3 Teknik Mesin, Politeknik Universitas Indonesia, sekarang Politeknik Negeri Jakarta (1988 – 1991).
Gelar Sarjana Teknik Mesin ia dapatkan dari Universitas Jayabaya, Jakarta (1992 – 1996).
Pendidikan terakhirnya tercatat di Magister Ekonomi, Universitas Indonesia (2003 – 2005).
Dari Buruh Pabrik hingga Aktivis
Said Iqbal pertama kali bekerja sebagai buruh pabrik perusahaan elektronika di Kabupaten Bekasi pada tahun 1992.
Pascareformasi, ia kemudian mendirikan mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
Semenjak hari itu, Said Iqbal berperan aktif dalam memperjuangkan hak buruh, utamanya soal Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).
Sepak terjangnya sampai diganjar penghargaan di dunia Internasional.
Pada 2013, Said Iqbal meraih penghargaan internasional sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia, The Febe Elisabeth Velasquez Award oleh serikat pekerja Belanda.
Kini, Said Iqbal menjabat sebagai Presiden Partai Buruh setelah diusulkan sebagai calon tunggal dalam Kongres ke-4 Partai Buruh tanggal 4-5 Oktober 2021 di Jakarta.
Baca tanpa iklan