News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf dan Keutamaannya di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ITIKAF DI MASJID - Jemaah melaksanakan salat malam (qiyamul lail) saat beritikaf di malam ke-23 Ramadan 1444 H, di Masjid Habiburrahman, Jalan Kapten Tata Natanegara, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/4/2023). Selama itikaf, dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, dan istighfar.

TRIBUNNEWS.COM - Itikaf adalah ibadah sunnah yang dilakukan dengan berdiam diri di masjid dalam jangka waktu tertentu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Secara bahasa, itikaf berasal dari kata ‘akafa yang berarti berdiam diri atau menetap di suatu tempat.

Ibadah ini sangat dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, karena waktu tersebut menjadi momentum untuk meraih malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.

Pada dasarnya, itikaf dapat dilakukan kapan saja selama seseorang berada di masjid dengan niat ibadah.

Namun waktu yang paling utama adalah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Selama menjalankan itikaf, umat Islam dianjurkan memperbanyak berbagai amalan ibadah agar momen ini benar-benar menjadi waktu spiritual yang bermakna.

Melalui amalan-amalan tersebut, itikaf tidak hanya menjadi momen berdiam diri di masjid, tetapi juga sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Berikut dilansir dari Baznas, beberapa amalan yang dianjurkan saat itikaf:

Amalan yang Dianjurkan saat Itikaf

Selama menjalankan itikaf, ada beberapa amalan yang sangat dianjurkan agar ibadah ini lebih bermakna dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca juga: Panduan Itikaf di Bulan Ramadan: Pengertian, Niat, dan Tata Caranya

1. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga membaca dan mentadabburi ayat-ayatnya menjadi amalan utama.

Kegiatan ini tidak hanya menambah pahala, tetapi juga menenangkan hati dan menambah kekhusyukan dalam beribadah.

2. Memperbanyak Doa

Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak doa, terutama memohon ampunan kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar:

"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni."

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini