Laporan Wartawan Tribun Jambi, Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sosok mayat laki-laki yang ditemukan warga RT 23 Kelurahan Rawasari Kecamatan Kotabaru, dan sudah membusuk di dalam mobil Toyota Hilux putih bernomor polisi BH 9896 AP, Jumat (10/7) pagi, ternyata adalah sopir perusahaan PT WKS yang bernama Sopriyanto alias Yanto.
Hal ini diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Irawan David Syah.
Menurut Irawan, diduga korban merupakan korban perampokan yang terjadi pada Rabu (8/7) di daerah Simpang KM 35, Kabupaten Muarojambi. Sebab, pihaknya menerima laporan jika ada kejadian perampokan hari itu.
"Ini diduga kuat korban perampokan. Mayat diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1X24 jam. Sebab, laporannya hari Rabu, dan Kamisnya warga di sini sudah melihat mobil ini di sini. Dan, tadi baru ketahuannya," jelas Irawan, yang ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukannya mayat korban.
Korban kata Irawan, dari PT WKS, dan membawa uang Rp 1,5 milyar untuk dibawa ke PT Palma Abadi di daerah Merlung, Kabupaten Tanjabbar. Tapi, tidak pernah sampai tujuan. Makanya, pihak perusahaan melapor ke polisi,"
"Saat kejadian, Joko, seorang korban (diduga bos PT Palma Abadi - Red) diturunkan di lokasi kejadian di daerah Petaling, Kabupaten Muaro Jambi. Sedangkan sopirnya dibawa pelaku, dan ditemukan sudah membusuk di sini," jelas Irawan.