Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Welly Hadinata
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sebanyak lima teleskop (teropong bintang) bakal dipasang untuk melakukan simulasi pengamatan sehari menjelang Gerhana Matahari Total (GMT) pada H-1 Selasa (8/3/2016) mendatang.
"Disdik Sumsel bekerjasama dengan LAPAN dan astronomer itu H-1 yakni 8 Maret 2016 jelang matahari terbit (subuh) akan melakukan simulasi pengamatan GMT di Jembatan Ampera. Sebanyak lima teleskop ini dipasang," ungkap Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Rabu (2/3/2016).
Dijelaskannya pada tanggal 8 Maret pukul 08.00-12.30 akan dilakukan sosialisasi GMT dan pembuatan kacamata di Gedung Graha Serbaguna dan UPTD Graha Teknologi Sriwijaya Palembang.
Di hari yang sama pukul 13.00 hingga selesai akan ada talkshow di Atrium PIM dengan nara sumbed LAPAN, Kadisdik Sumsel, Kadisbudpar dan Budayawan Yudi Sarofie.
Para astronomer LAPAN nantinya akan didampingi dari UPTD Graha Teknologi Sriwijaya antara lain Erma Emilia, Ismail, Fitria Yulianti, Heri, Tarif Sepriyanto.
Selama workshop didatangkan Planetarium mini mobile untuk edukasi tata surya bagi pelajar dan mahasiswa di UTDP Graha Teknologi pada tanggal 8 Maret 2016 pukul 08.00-16.00.
Selanjutnya 9 Maret akan dipasang di bawah Jembatan Ampera.
Sebanyak empat teleskop dari Graha Teknologi Sriwijaya yang disiapkan pada GMT nanti yakni 1).Teleskop reflektor seri R200 155, Newton N. D=200mm F=800mm. 2)Teleskop reflektor seri Vc 200L/Casse Gren D=200m F=1800m. 3).Coronado 101698. 4).Teleskop reflektor seri ED 100 SF D=100mm F=900mm.
"Teleskop satu lagi dari LAPAN akan tiba di Palembang 7 Maret," ujar Widodo.
Untuk melihat langsung fenomena alam gerhana matahari total (GMT) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjalin kerjasama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Di antaranya dengan mempersiapkan teleskop.(Welly Hadinata)