Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kalteng, jumlah penderita ISPA pada minggu ke 37 mencapai 3.394 orang atau mengalami kenaikkan mencapai 495 orang dari minggu ke 36 yang mencapai 2.899 orang.
Dinkes juga membentuk Emergency tim dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dan petugas lapangan yang terdapak asap.
"Sejak Bulan Agustus 2019 warga masyarakat yang telah dilayani hingga saat ini mencapai 2.400 orang.Kami juga membuka ruang sehat oksigen pada 149 tempat se Kalteng yang ada di puskesmas sebanyak 159 unit, rumah sakit mencapai 20 unit," ujar Kadis Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul.
Dia juga, mengatakan, banyak juga kelompok masyarakat yang membangunnya seperti relawan dan OPD sebanyak 15 unit, bahkan ada tiga tempat yang menyediakan tempat khusus untuk balita.
"Ruang sehat secara keseluruhan hingga kini telah melayani lebih dari 910 orang. banjarmasinpost.co.id / faturahman
Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Asap Kebakaran Hutan di Kotim Masih Berbahaya, Usai Tabur Garam Palangkaraya Kalteng Diguyur Hujan,