News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Fakta Pedagang Bakso Pakai Daging Tikus Ternyata Hoaks, Omzet Penjual Turun hingga Pelaku Minta Maaf

Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Viral 'bakso tikus' di Madiun, ternyata hasil uji lab negatif atau tidak ada kandungan daging tikus.

Akibat isu hoaks yang belakangan ini viral, Sugeng mengalami kerugian akibat omzetnya turun drastis setelah video bakso kaki tikus itu beredar luas di media sosial.

Sugeng mengaku rugi setelah video bakso yang di dalamnya dianggap terdapat kandungan daging tikus itu viral.

Ia menungkapkan hasil penjualan baksonya turun drastis.

Setelah video baksonya viral, omzet penjualannya pun turun jadi Rp 15 ribu saja.

Jika hari biasanya sehari bisa memperoleh pendapatan sampai jutaan rupiah.

Viral 'bakso tikus' di Madiun, ternyata hasil uji lab negatif atau tidak ada kandungan daging tikus. (Kolase TribunNewsmaker - Istimewa dan KOMPAS.COM/HUMAS Polres Madiun)

"Setelah ramai di dunia maya, omzet saya menurun drastis."

"Sehari yang beli cuma satu-dua orang," terang Sugeng, dikutip Surya.co.id.

"Setelah video itu tersebar ke mana-mana, omzet saya biasanya sehari bisa Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta kini menjadi Rp 15 ribu," ujarnya.

Sugeng pun berharap hasil penjualannya bisa kembali normal seperti biasanya.

Setelah keluarnya hasil uji laboratorium mengenai daging baksonya.

"Semoga omzet jualan saya bisa kembali normal," ungkap Sugeng sambil berkaca-kaca.

Penyebar Video Minta Maaf

Sementara itu, pengunggah video yakni ADR (20) juga turut dihadirkan dalam pengumuman hasil uji laboratorium.

ADR (20) merupakan warga Dusun Jatus, Dersa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiu.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini