Budi mengatakan, setelah dirawat beberapa jam di RS Camatha Sahidya, AC akhirnya meninggal dunia
“AC mengalami luka bakar di atas 80 persen, sebab hampir seluruh tubuhnya terbakar dan seluruh tubuhnya juga dibalut perban,” jelas Budi.
Budi mengatakan, informasi ini baru saja didapatnya dari keterangan dokter yang menangani korban.
Saat ini kata Budi, pihaknya masih melacak pihak keluarga almarhum.
“Kami sedang meminta bantuan kepada teman-teman AC dan tetangga AC untuk melacak kebradaan keluarganya. Informasi yang didapat, AC memiliki kerabat di Batam,” jelas Budi.
Saat ini, jenazah AC masih berada di kamar mayat RS Camatha Sahidya menuggu pihak keluarga AC menjemputnya.
Penulis : Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor : Farid Assifa)/TribunBatam.id