"Mereka (tiga anak) pintar, bisa masak nasi sendiri dan warga di sini bergantian membantu, memberikan lauk dan sayuran untuk pagi, siang dan sore.
Ada juga saudaranya datang, untuk memberikan support dan makanan juga," jelasnya.
Warga sekitar selalu mensupport dan memberikan semangat pada ketiga anak tersebut. Meskipun, hanya sebatas bergurau dari balik pagar rumah.
"Sebenarnya kami juga mau membantu lebih. Tapi bagaimana lagi, kondisi sedang isoman dan kami harus mematuhi protokol kesehatan.
Kami pun terus menjaga agar psikologi anak-anak ini tidak terganggu, dan bisa menjalani isoman dengan baik," tandasnya.
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Tiga Bocah di Kota Malang Jalani Isolasi Mandiri Tanpa Orangtua, Tetangga Ikut Berikan Support
Baca tanpa iklan