TRIBUNNEWS.COM, BULELENG - Spesialis penjambret kalung emas bernama Made Arya Suryasa alias Kacir ditangkap Polsek Kota Singaraja
Pria asal Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu diketahui telah melakukan aksi jambret di empat lokasi kejadian yang berbeda.
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Dewa Darma Aryawan ditemui Jumat 8 Oktober 2021 mengatakan, tersangka Kacir terakhir kali melakukan aksi jambret pada Selasa 5 Oktober 2021 sekitar pukul 16.00 wita di Jalan Raya Banjar Dinas Kawan, Desa Petandakan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.
Korbannya ialah Made Mustianing (58).
Baca juga: Penampakan Vandalisme di Dekat Stasiun Klaten Bertuliskan : Negeri Indah Bagi Para Pejabat
Baca juga: Viral Video Bidan Puskesmas Diduga Hina Ibu Hamil Sampai ke Telinga Wagub DKI, Begini Responsnya
Kala itu, tersangka Kacir datang menghampiri korban menggunakan sepeda motor Honda Revo DK 5953 UZ, dan langsung menarik kalung emas motif laba-laba yang terpasang di leher korban.
Saat kalung ditarik, tersangka Kacir hanya berhasil mendapat rantai kalung.
Sementara liontin laba-laba terjatuh di sekitar TKP.
Tak terima dengan kejadian ini, korban Mustianing lantas melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Kota Singaraja, dengan nomor laporan LP/19/X/2021/SPKT/Polsek Singaraja/Polres Buleleng/Polda Bali.
Berangkat dari laporan tersebut Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja langsung melakukan penyelidikan.
Kompol Aryawan menyebut, penangkapan terhadap tersangka Kacir cukup mudah dilakukan.
Mengingat saat peristiwa penjambretan itu terjadi, korban sempat melihat dan menghapal nomor plat kendaraan milik pelaku.
Sehingga berbekal dari plat kendaraan itu, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku yang mengarah kepada tersangka Kacir.
Baca juga: Hilang 3 Hari, Warga Purbalingga Ditemukan di Hutan Siduda, Hanya Pakai Celana Dalam
Baca juga: Terjadi Lagi Penipuan Rekrutmen TKK Pemkot Bekasi, Wali Kota Pepen Janji Pecat Pegawai Terlibat
Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan itu kemudian diamankan di kediamannya, pada Rabu 6 Oktober 2021.
Kepada polisi, tersangka Kacir mengaku telah menjambret kalung milik korban, lalu dijual kepada seseorang seharga Rp2 juta.