Rustam menerangkan, ia tidak masuk kerja karena kesal utangnya belum dibayar pihak Sekretariat DPRD Ende.
Baca juga: PNS akan Jadi Tentara Cadangan, Wajib Ikut Pelatihan Militer 3 Bulan
"Ini (tidak masuk kerja) sebagai bentuk aksi protes saya," tegas Rustam.
Dia menguraikan, uangnya senilai Rp. 25 juta, dipinjam atas nama Sekwan untuk biaya operasional Sekretariat DPRD Ende. "Sudah mau akhir tahun belum dibayar juga," keluh Rustam.
Rustam mengatakan, selama uangnya tidak dikembalikan, dirinya tidak akan masuk kerja.
Rustam bahkan mengancam akan melaporkan pihak Sekretariat DPRD Ende, ke polisi. "Saya dasar saya ada. Ada tanda tangan di atas meterei, istri saya masih pegang sampai sekarang," ungkapnya. (Laus Markus Goti)
Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Bupati Djafar Kaget PNS di DPRD Ende Empat Bulan Tidak Masuk Kerja