TRIBUNNEWS.COM - IR (28), seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tega mencabuli muridnya berulang kali.
Aksi bejat pelaku itu dilakukan selama dua tahun atau sejak 2019 hingga Agustus 2021.
Modusnya, pelaku mengajak korban belajar tentang anatomi tubuh manusia.
Pelaku merupakan guru penyanyang disabilitas tunanetra yang mengampu mata pelajaran seni budaya dan TIK
Sementara korban adalah penyandang disabilitas tunagrahita.
Dilakukan Selama 2 Tahun
Baca juga: Modus Belajar Anatomi Tubuh, Oknum Guru SLB di Cirebon Cabuli Muridnya
Melansir TribunJabar.id, Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Anton mengatakan, perbuatan bejat itu dilakukan pertama kali oleh pelaku pada September 2019.
Tak hanya sekali, aksi bejat itu dilakukan berulang kali hingga Agustus 201.
"Korbannya dicabuli berulang kali sejak usianya 16 tahun dan kini usianya sudah 18 tahun," katanya, Senin (27/2/2023).
Anton mengungkapkan, pelaku melancarkan aksinya di lingkungan sekolah.
Modus Belajar Anatomi Tubuh
Dikutip dari TribunJabar.id, modus pelaku melakukan aksinya yakni mengajak korban belajar tentang anatomi tubuh manusia.
IR berpura-pura mengajari korban tentang perbedaan tubuh pria dan wanita.
"Modusnya, IR ini mengajak korban belajar tentang anatomi tubuh manusia," terang Anton.
Tak hanya itu, pelaku juga melakukan segala bujuk rayu agar korban menuruti keinginannya.
"Tersangka menggunakan bujukan dan rayuan, sehingga korbannya terperdaya. Tetapi kami masih mendalami lagi untuk mengungkap fakta sebenar-benarnya," ungkapnya.
Baca juga: Pura-pura Pinjam Charger, Modus Pria di Jepara saat Hendak Cabuli Keponakannya yang Berusia 11 Tahun
Pengakuan Pelaku
Kini, IR mengaku menyesal telah melakukan perbuatan asusila terhadap muridnya.
IR yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka itu ternyata juga telah berkeluarga.
Bahkan, istrinya tengah hamil anak pertama dengan usia kandungan lima bulan.
"Saya berbuat itu beberapa kali dan hanya ke dua murid, yang lainnya enggak."
"Awalnya dari pengenalan anatomi tubuh kemudian berbuat seperti itu," ucap IR, dilansir TribunJabar.id.
(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, TribunJabar.id/Ahmad Imam Baehaqi)