Rencananya pelaku akan menggelar resepsi pernikahan pada 5 Mei 2024 mendatang.
Selain melakukan pembunuhan, pelaku juga mengambil uang Rp43 juta yang dibawa korban.
Uang tersebut, merupakan uang perusahaan yang akan disetorkan ke bank.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan pelaku merupakan rekan kerja korban.
Baca juga: AARN Dua Kali Beli Koper Usai Bunuh Wanita di Hotel, Jemput Adik Sebelum Buang Mayat di Cikarang
Pelaku menjabat sebagai auditor keuangan, sedangkan korban admin keuangan perusahaan.
Pada Rabu (24/4/2024) sekitar pukul 09.51 WIB, pelaku mengajak korban ke sebuah hotel di Bandung, Jawa Barat.
Di hotel tersebut korban disetubuhi dan dibunuh.
"Betul (uang perusahaan yang akan disetorkan korban). Yang diambil Rp 43 juta," paparnya, Kamis (2/5/2024), dikutip dari TribunBekasi.com.
Akibat perbuatannya, Ahmad Arif Ridwan Nuwloh dapat dijerat Pasal 338 dan 365 KUHP.
Sebelumnya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu, menyatakan motif pembunuhan lantaran pelaku membutuhkan uang untuk resepsi pernikahan.
"Ada motif kebutuhan ekonomi karena pelaku mau menikah," ucapnya.
Proses penyelidikan masih dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.
"Masih didalami untuk motifnya. Sampai saat ini, masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan diperkuat dengan bukti-bukti yang dikumpulkan oleh penyidik," pungkasnya.
Sebagian artikel telah tayang di TribunBekasi.com dengan judul Kasus Mayat Wanita Dalam Koper: Usai Setubuhi dan Bunuh Korban, Pelaku Bawa Kabur Uang Rp 43 Juta dan TribunJabar.id dengan judul Koper untuk Menyimpan Jenazah RM Ternyata Masih Baru, Dibeli Ahmad Arif dari Hasil Mencuri
(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJabar.id/Nazmi Abdurrahman) (TribunBekasi.com/Ramadhan LQ)