Dari pengakuan Bram, ia ditelepon warga, Kamis sekira pukul 18.35 Wita.
Tak berselang lama, ia dan warga mendatangi rumah Ida Bagus dan masuk ke dalam rumahnya.
Bram dibantu warga berusaha membuka rumah Ida Bagus yang terkunci menggunakan gerinda.
"Saya ditelepon tetangga, sekitar pukul 18.35 Wita, rumah Pak Ardana 3 hari dikunci, dilihat kotor rumahnya, lalu kami masuk."
"Saya motong gembok dari dalam dibantu warga pakai gerinda, lalu ditemukanlah mayat Pak Ardana," kata Bram.
Bram kemudian menelepon polsek setempat, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dokter dan pecalang.
Terpisah, Kelian Tempekan, I Wayan Kartawan mengatakan, Ida Bagus biasanya berolahraga di sekitar perumahan.
Namun, belakangan almarhum tak nampak beraktivitas seperti biasa.
"Almarhum Pak Ardana sudah lama tinggal di sini, ini sudah rumah lama, biasa jalan-jalan, bapak sering olahraga, saya bertemu terakhir bulan Maret kemarin bawa surat edaran," tandasnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul BREAKING NEWS! Penemuan Jenazah Mantan Bupati Jembrana & Istri di Jalan Gurita Sesetan!
(mg/Nur Rohmah Febriani)(TribunBali.com/Adrian Amurwonegoro)
Penulis adalah peserta magang dari Universitas Sebelas Maret (UNS)