Setelah itu, ILP kemudian dibawa ke ruang sekolah dan kembali dimarahi di hadapan beberapa guru.
"Beliau masih marah-marah, bilang kami enggak menghargai, dan katanya baru pertama kali marah sampai seperti itu," katanya.
Sementara itu, Dini menjelaskan peristiwa itu terjadi pada hari Jumat bertepatan dengan pelaksana program Jumat bersih.
Pada saat berkeliling, dia melihat seorang siswa tengah merokok di dekat warung kecil yang berada di luar pagar sekolah.
"Jumat Bersih itu bagian dari rangkaian kegiatan pembentukan karakter para siswa. Saya lihat dari jarak sekitar 20-30 meter, ada asap rokok di tangan anak itu," kata Dini.
"Saya panggil dengan suara agak keras, karena jaraknya cukup jauh. Anak itu langsung lari."
Saat dimintai keterangan, kata Dini, siswa tersebut tidak mengakui perbuatannya. Hal itu yang membuatnya geram karena merasa dibohongi.
Dini mengakui telah menampar siswanya, tetapi tidak begitu keras.
"Saya kecewa bukan karena dia merokok, tapi karena tidak jujur. Saya spontan menegur dengan keras, bahkan sempat memukul pelan karena menahan emosi. Tapi saya tegaskan, tidak ada pemukulan keras," katanya.
Tak hanya itu, kepsek membantah dirinya menendang siswanya tersebut.
"Saya tidak menendang. Hanya menepuk bagian punggung, itu pun karena emosi spontan. Tidak ada luka atau bekas apa pun," ucapnya.
Menurut Dini, warung tempat kejadian tersebut memang sudah menjadi perhatian pihak sekolah, lantaran diduga kerap menjual rokok kepada siswa.
"Kami sudah pernah mengingatkan pemilik warung, agar tidak menjual rokok. Bahkan kami buat kesepakatan, kalau masih ketahuan, kantinnya akan kami tutup sementara," ujarnya.
Di sisi lain, orang tua siswa memutuskan persoalan tersebut ke ranah hukum
Orang tua siswa mengatakan tidak menerima perlakuan kepsek tersebut terhadap anaknya.
(Tribunnews/Febri/Tribun Banten/Misbahudin/Muhamad Rifky Juliana)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul SOSOK Ustaz Lancip Beri Umrah Gratis Kepsek SMAN 1 Cimarga, Pernah Pimpin Sumpah Pocong Arya Wiguna
Baca tanpa iklan