Menhan Sjafrie secara khusus menyoroti adanya “anomali” dalam regulasi yang menciptakan celah kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi.
Sjafrie menekankan perlunya deregulasi dan peningkatan pembangunan kekuatan pertahanan di titik-titik krusial nasional.
Sjafrie menyampaikan pesan yang ditujukan kepada seluruh elemen bangsa, menegaskan bahwa negara tidak akan berhenti menindak kegiatan ilegal yang merugikan kekayaan nasional, seperti yang terjadi pada kasus pertambangan ilegal di Bangka sebelumnya.
Menhan RI berjanji akan melaporkan semua temuan dan evaluasi kepada Presiden RI.
“Republik ini tidak boleh ada republik di dalam republik. Kita harus tegakkan semua ketentuan tanpa kita melihat latar belakang dari manapun asalnya,” tegas Sjafrie.
BERITA TERKAIT
Baca juga: Data dan Fakta Beda Bandara IMIP dengan Bandara Morowali yang Diresmikan Jokowi
Baca juga: Siapa Pemilik PT IMIP? Jadi Sorotan usai Operasikan Bandara Private di Morowali
Baca juga: Wakil Ketua MUI Anwar Abbas: Operasional Bandara IMIP Tanpa Otoritas RI Lecehkan Negara
Artikel ini telah tayang di TribunPalu.com
Baca tanpa iklan