Eli pun tak meliburkan diri mengikuti event bergengsi kelas internasional dan nasional tersebut.
Ia bahkan kembali lolos kurasi pada BRI UMKM EXPO(RT) dan BRILIANPRENEUR 2025
Kurasi ini bukan hal mudah. Ribuan UMKM mendaftar tiap tahun. Produk harus memenuhi standar kualitas dan rasa, higienitas, packaging, konsistensi produksi, kesiapan ekspor.
Koncone Ngemil masuk sebagai salah satu UMKM camilan yang dipilih.
Event ini mempertemukan UMKM dengan buyer mancanegara, perwakilan LPEI, serta membuka peluang perdagangan luar negeri.
Melalui pendampingan dan pelatihan, Koncone Ngemil berhasil meningkatkan standar produksi. Eli mengikuti program pelatihan higienitas, standar kemasan ekspor, efisiensi produksi melalui kompetisi QCC & 5R.
Brandnya semakin dipercaya. Penjualan meningkat.
Pada 2024, Koncone Ngemil mencatat ekspor perdana ke Vancouver, Kanada.
Jumlahnya tidak besar, namun secara simbolis sangat berarti yakni UMKM rumahan dari dapur sederhana bisa menembus pasar luar negeri.
Program BRI UMKM EXPO(RT) mempertemukan Koncone Ngemil dengan beberapa buyer internasional.
Setelah serangkaian komunikasi, Koncone Ngemil melakukan pengiriman pertama.
Kini Koncone Ngemil memproduksi ratusan kilogram per bulan.
Mitra reseller bertambah. Pesanan dari marketplace meningkat.
Eli mulai melibatkan pekerja tambahan dan bermitra dengan ibu-ibu rumah tangga sekitar.
Bahkan kini ia masih membutuhkan distributor dan reseller yang siap menampung dagangannya.
Baca tanpa iklan