TRIBUNNEWS.COM, SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Provinsi Banten menetapkan status siaga menyusul tanah longsor terjadi di kawasan Gunung Kaupas, Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Selasa (6/1/2026).
Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan longsor terjadi di wilayah lereng perbukitan dengan tingkat kemiringan yang cukup curam.
Berdasarkan laporan sementara, material longsoran berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga.
Baca juga: Banjir Landa Sitaro Sulawesi Utara: 14 Orang Meninggal, 4 Masih Hilang
"Telah terjadi longsor di kawasan Gunung Kaupas. Material longsoran saat ini berjarak kurang lebih satu kilometer dari permukiman warga. Hingga laporan ini disampaikan, belum ada laporan korban jiwa," kata Ajat Sudrajat saat dikonfirmasi.
Ia menyampaikan, hingga saat ini BPBD masih mendata dampak kerusakan akibat kejadian tersebut.
Korban Jiwa Nihil
Sementara itu, status korban jiwa dinyatakan nihil, meski proses pendataan masih terus berlangsung di lapangan.
"Untuk kerusakan masih dalam tahap pendataan. Tim kami sudah bergerak menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat dan memastikan kondisi terkini di lapangan," ujarnya.
Ajat menjelaskan, wilayah Gunung Kaupas memiliki potensi ancaman longsor susulan, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Ancaman yang diwaspadai meliputi pergerakan tanah lanjutan, bertambahnya volume material longsoran, serta risiko terhadap akses jalan dan permukiman yang berada di jalur aliran material.
"Kondisi geografisnya berada di lereng perbukitan yang curam, sehingga potensi longsor susulan masih cukup tinggi. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan," tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Serang merekomendasikan evakuasi sementara bagi warga yang berada di zona rawan longsor dan sepanjang jalur potensi aliran material.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi longsoran.
Baca juga: Belajar di Atas Terpal Plastik Kusam, Potret Haru Siswa SD di Aceh Tamiang Usai Banjir Bandang
"Kami merekomendasikan evakuasi sementara, menyiapkan titik kumpul atau pos pengungsian di lokasi aman, serta melarang aktivitas warga di sekitar area longsor. Evakuasi secara masif akan dilakukan apabila terjadi hujan lebat atau terindikasi adanya pergerakan tanah lanjutan," jelas Ajat.
Saat ini, BPBD Kabupaten Serang menetapkan status siaga darurat atau penanganan awal.
Baca tanpa iklan