News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bayi 7 Hari di Magetan Diduga Dianiaya, Mulutnya Melepuh

Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MULUT MELEPUH - Bayi yang masih berusia 7 hari diduga menjadi korban penganiayaan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Bayi tersebut kini dirawat karena mulutnya melepuh.

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Bayi yang masih berusia 7 hari diduga menjadi korban penganiayaan di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Bayi terluka tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Samudra Husada Magetan, guna mendapatkan penanganan medis.

Informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, tepatnya di Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

Saat itu bayi sedang ditinggal sebentar oleh anggota keluarganya. Namun ketika kembali, ia terkejut dengan tangisan bayi lantaran kesakitan.

Berdasarkan informasi, mulut bayi tersebut melepuh.

"Sudah ada laporan dan sudah ada penanganannya. Saat ini masih dalam penyelidikan. Korban sudah diperiksa di rumah sakit dan sudah dirawat. Sementara laporan yang kami terima, luka terdeteksi di bagian mulut,” kata Kasi Humas Polres Magetan, Indra Suprihatin.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Magetan, Aiptu Totok Sudiartanto, membenarkan kejadian tersebut.

“Kami masih penyelidikan. Anggota masih pendalaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi bayi memang mengalami luka. Tetapi terkait motif penyebab, hingga sosok pelakunya, masih membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Kami belum bisa memastikan. Penyebabnya dan motifnya masih kami dalami,” kata dia.

Baca juga: Motif Penganiayaan Balita di Karawang, Korban Alami Luka di Lidah dan Mata, Disorot Bupati Karawang

Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Terkait penanganan perkara, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap sosok terduga pelaku.

"Terkait dengan pelaku dugaan penganiayaan tersebut sampai saat ini dari satreskrim masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk menetukan sosok terduga pelaku," jelasnya.

 Selain itu, sejumlah saksi juga telah diperiksa guna mendukung proses penyelidikan.

"Sudah ada saksi-saksi yang kami panggil untuk diproses dan memberikan kesaksian," pungkasnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini