News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Komika Pandji Pragiwaksono

Polisi Dalami Keabsahan Barang Bukti dalam Kasus Pandji Pragiwaksono 

Penulis: Fauzi Nur Alamsyah
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO - Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, 30 Agustus 2025. Pertunjukan yang disiarkan secara digital pada 27 Desember 2025 itu menuai kontroversi dan pelaporan polisi.

“Penyidik pasti memprioritaskan mengundang klarifikasi pihak pelapor terdahulu. Dari keterangan pelapor, termasuk tadi yang disampaikan ada penyerahan tiga barang bukti. Satu flashdisk dengan beberapa unggahan video narasi, ini kan harus ada pengolahan barang bukti. Harus bisa sahih nggak barang bukti ini,” jelasnya.

Duduk Perkara 

PANDJI PRAGIWAKSONO - Pandji Pragiwaksono ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025) dan Angkatan Muda Nadatul Ulama, Rizki Abdul Rahman Wahid. Kolase Tribunnews.com dan Tangkap Layar Kompas Tv (Tribunnews.com)

Sebelumnya, Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Rizki Abdul Rahman Wahid, melaporkan materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.

Materi tersebut disampaikan Pandji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang kini tayang di platform Netflix dan menuai beragam reaksi publik.

Rizki mempersoalkan pernyataan Pandji yang menuding bahwa pemberian konsesi tambang kepada NU merupakan bentuk imbalan politik dari pemerintah.

“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statement beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan terus kemudian mendapat imbalan dalam bentuk tambang,” kata Rizki, dikutip dari program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Menurut Rizki, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan dinilainya sebagai bentuk fitnah terhadap NU.

Ia menegaskan bahwa NU telah berkontribusi besar bagi bangsa jauh sebelum kemerdekaan, terutama melalui pendidikan pesantren, masjid, serta dakwah keagamaan.

“Saya sebagai santri jalanan dan warga nahdliyin, NU telah banyak berkontribusi terhadap negara ini jauh sebelum ada kemerdekaan, bahkan melakukan perlawanan terhadap penjajahan,” ujarnya.

Rizki juga menyayangkan pernyataan Pandji yang dianggap mendiskreditkan NU dengan tudingan terlibat politik praktis dan mendapatkan imbalan berupa tambang.

“Lalu kemudian didiskreditkan oleh Pandji bahwa NU mengikuti politik praktis dan mendapatkan tambang,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini