News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Analis: Merger Moratelindo–MyRepublic Jadi Kekuatan Baru Infrastruktur Digital Nasional

Penulis: Sanusi
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LAYANAN BERBASIS INTERNET - MyRepublic meluncurkan produk baruny adi Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025). Terbaru MyRepublic mengumumkan kerjasama dengan Moratelindo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Merger antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia) menandai lahirnya entitas yang lebih kuat di industri telekomunikasi dan internet nasional. 

Penggabungan ini tidak sekadar menyatukan dua entitas usaha tetapi mengonsolidasikan infrastruktur digital dalam satu ekosistem yang  terintegrasi.

  • Moratelindo adalah perusahaan telekomunikasi Indonesia yang bergerak di bidang infrastruktur jaringan serat optik dan layanan internet.
  • Sedangkan PT Eka Mas Republik adalah perusahaan telekomunikasi di Indonesia yang menaungi merek layanan internet dan TV berlangganan MyRepublic.

Moratelindo selama ini dikenal sebagai pemain utama di sisi infrastruktur inti, khususnya telekomunikasi.

Perusahaan ini mengoperasikan jaringan fiber optic backbone yang membentang lebih dari 57 ribu kilometer, terhubung langsung ke Singapura melalui jaringan internasional, serta didukung enam data center aktif di sejumlah kota besar. 

Infrastruktur tersebut menjadi fondasi bagi layanan konektivitas bagi segmen enterprise, operator telekomunikasi, hingga penyedia layanan digital skala besar.

Kinerja perusahaan

Di sisi lain, MyRepublic Indonesia membangun kekuatannya di lapisan akses dan ritel. 

Dengan fokus pada layanan fiber to the home (FTTH), per September 2025 perusahaan telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan ritel, memiliki lebih dari 8,7 juta homepass, serta jaringan fiber optic yang juga melampaui 58 ribu kilometer.

Posisi ini menempatkan MyRepublic Indonesia sebagai salah satu pemain fixed broadband yang fokus pada perluasan penetrasi internet berkecepatan tinggi di Indonesia.

Pasca merger, kekuatan kedua entitas tersebut menjadi saling melengkapi.

Backbone dan data center milik Moratelindo memberikan kapasitas, keandalan, dan skala jaringan.

Sementara jaringan last mile MyRepublic Indonesia mempercepat penetrasi layanan langsung ke konsumen.

Entitas hasil penggabungan diproyeksikan mengelola lebih dari 116 ribu kilometer jaringan fiber optik gabungan, dengan basis pelanggan ritel di atas 1,8 juta serta puluhan ribu pelanggan enterprise.

Skala ini dinilai sulit dicapai apabila kedua perusahaan bergerak secara terpisah.

Langkah strategis dua perusahaan

Analis Stockbit Sekuritas Rizal Rafly menilai konsolidasi ini sebagai langkah strategis di tengah tekanan belanja modal industri. 

Dia menilai penggabungan Moratelindo dan MyRepublic Indonesia merupakan bentuk konsolidasi yang sehat.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini