Sementara itu, VP Head of Prepaid Product and Pricing Strategy Indosat, Nicholas Yulius Munandar menjelaskan bahwa layanan internet merupakan perikatan akses. Bukan kepemilikan kuota sebagai barang.
“Sisa kuota yang tidak terpakai tidak berpindah ke mana pun, baik ke Indosat, pelanggan lain, maupun ke dalam jaringan dalam pengertian abstrak,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa yang berakhir adalah hak akses sesuai masa berlaku, bukan kehilangan hak milik. Nicholas juga mengingatkan bahwa perubahan ke model tanpa batas waktu berpotensi berdampak luas, termasuk pada tarif.
“Operator harus menyediakan kapasitas untuk jangka waktu yang tidak dapat diprediksi yang pada akhirnya akan mempengaruhi perencanaan kapasitas serta pengelolaan jaringan secara keseluruhan yang berpotensi mendorong perubahan atau kenaikan pada struktur tarif secara umum,” pungkas dia
Baca tanpa iklan