Ketok Palu
“Pekerjaan apa yang paling sia-sia?”, tanya orang. Adalah mengendarai mobil yang sesat arah. Waktu terbuang percuma, bensin mubazir, tambah polusi dan yang pasti membuat penumpang menggerutu. Semua sumber daya akan terbuang percuma bila organisasi mengalami sesat arah.
Sebelum makin tersesat, tahun 2015 ini adalah momentum besar bagi Kopindo untuk balik/ belok arah. Asep Palahudin, Ketua Umum, harus berani ketok palu: Pertama, reorientasi Kopindo sebagai koperasi pemuda tingkat nasional yang bervisi kebangsaan; Dan kedua, membuat rencana strategis atau Manifesto Kopindo 2025 beserta road map-nya. Beranikah?
*) Penulis adalah Direktur Kopkun Institute – Institut Sosial Ekonomi dan Koperasi, Purwokerto. Tergabung dalam jaringan Sukarelawan Indonesia untuk Perubahan (SI Perubahan). Pernah menjabat sebagai Pengurus Kopindo.
Baca tanpa iklan