Bahwa kini Jokowi kembali menyatakan akan melawan fitnah dan hoaks, itu hanya penegasan saja sehari menjelang kampanye terbuka Pilpres 2019 yang dimulai hari ini, Minggu (24/3/2019). Jokowi siap menghadapi perang terbuka.
Namun, agaknya Jokowi alpa bahwa di dalam inner cycle atau lingkaran dalamnya sendiri ada musuh dalam selimut yang lebih berbahaya daripada musuh terbuka.
Musuh dalam selimut Jokowi adalah para tersangka korupsi seperti Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuzy dan DirekturTeknologi dan Produksi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro yang terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menerima suap hanya beberapa hari menjelang Pilpres 2019 digelar.
Adanya ketua umum parpol pendukung Jokowi dan direktur Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terlibat korupsi membuktikan bahwa Jokowi tak mampu mengontrol menteri dan orang-orang dekatnya.
Hanya ada satu kata: lawan!
Karyudi Sutajah Putra: Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.
Baca tanpa iklan