News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Purnawirawan di Kancah Politik, Ingat Bertolt Brecht

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Doni Monardo pada diskusi panel Pembekalan Politik Bagi Purnawirawan TNI AD di Aula Soeryadi, Gedung PPAD, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (15/9/2022).

"Orang buta politik begitu bodoh, sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya seraya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dungu tidak tahu bahwa dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, dan rusaknya perusahaan nasional serta multinasional yang menguras kekayaan negeri."

Anggota PPAD tidak boleh buta politik. Harus tahu peta politik, harus peka pada suhu politik.

Pagi itu, ketiga tokoh purnawirawan memberikan resep-resepnya, jurus-jurusnya, tips-tipsnya, agar para anggota PPAD yang tertarik terjun ke kancah politik praktis bisa mendapat kisi-kisi dalam menentukan pilihan politik serta jalan politik.

Letjen TNI Purn Lodewijk Paulus, membagikan pengalamannya ketika terjun sebagai caleg daerah pemilihan Lampung.

Demikian pula Mayjen TNI Purn Supiadin A. S. (Nasdem) dan Mayjen TNI Purn TB Hasanuddin (PDIP) menceritakan lika liku mendulang suara di daerah pemilihan Jawa Barat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini