Sangat dikhawatirkan, maksud dari pernyataan Prabowo Subianto melanjutkan kepemimpinan Jokowi dalam pengertian kepemimpinan mutlak tanpa wakil yang berkuasa, mirip kiai Ma’ruf. Jika itu terjadi, naudzu billah min dzalik.
*) Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.
Baca tanpa iklan