Huma. Tana’ Ulen: Sistem Pengelolaan Hutan Adat Dayak Kenyah dan Iban. Jakarta: Perkumpulan HuMa, 2012.
ICEL (Indonesian Center for Environmental Law). “Deforestasi, Kebijakan dan Dampaknya terhadap Bencana Hidrometeorologi di Sumatera.” Laporan Kebijakan, 2024.
Kahar, Arman. “Pasang ri Kajang dan Perlindungan Hutan Adat Ammatoa.” Jurnal Antropologi Indonesia 41, no. 2 (2020): 105–122.
Kasepuhan Ciptagelar. Leuweung Kolot: Sistem Adat Pengelolaan Hutan Kasepuhan. Sukabumi: Institut Ekologi Budaya Kasepuhan, 2018.
McGee, Jeffrey, and Jackson, Sue. “Personhood Rights for Rivers: Global Movement and Legal Perspectives.” Annual Review of Law and Social Science 17 (2021): 127–146.
New Zealand Parliament. Te Awa Tupua (Whanganui River Claims Settlement) Act. Wellington, 2017.
Nur, Rabith Jihan. “Kearifan Lokal Baduy dalam Perlindungan Hutan Lewat Pikukuh Karuhun.” Wacana Hijau 12, no. 1 (2021): 55–70.
Peatland Restoration Agency (BRG). Hydrometeorological Disaster Loss Assessment for Sumatra. Jakarta: BRGM, 2024.
Sangaji, Arianto. “Hutan sebagai Subjek: Hak Alam dalam Kerangka Hukum Indonesia.” Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 5, no. 1 (2023): 1–23.
Stone, Christopher D. Should Trees Have Standing? Toward Legal Rights for Natural Objects. New York: Oxford University Press, 2010.
Tempo. “Kerugian Banjir Bandang Sumatera Capai Rp 9,8 Triliun.” Tempo.co, 2024.
Walhi. Laporan Krisis Ekologis dan Deforestasi Nasional. Jakarta: Walhi Nasional, 2023.
Yuliana, Maria. “Hutan sebagai Tubuh Leluhur: Perspektif Kosmologis Suku Marind Papua.” Jurnal Etnobiologi Indonesia 8, no. 1 (2022): 34–49.
Baca tanpa iklan