News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Kepercayaan Dunia, Etika Kesehatan, dan Kerja Senyap BPOM

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Akbar Endra

BPOM menunjukkan bahwa institusi negara dapat bekerja secara profesional ketika diberi ruang untuk tumbuh, dijaga independensinya, dan dipimpin dengan keteladanan.
 
Makna bagi Indonesia
 
Di tengah dunia yang rapuh oleh disinformasi dan krisis kepercayaan, pengakuan WLA membawa mandat baru bagi Indonesia: menjaga standar global tanpa kehilangan dimensi kemanusiaan.  

Regulasi bukan semata soal kepatuhan administratif, melainkan soal perlindungan terhadap yang paling rentan.
 
Amartya Sen, dalam teori capability approach, menekankan bahwa kesehatan adalah fondasi kemampuan manusia untuk hidup bermartabat.  

Dalam kerangka ini, kerja regulator bukan pekerjaan teknis semata, melainkan bagian dari upaya memperluas ruang hidup manusia agar lebih aman dan berdaya. 

Begitulah. Kepercayaan dunia tidak dibangun melalui pernyataan besar atau euforia sesaat. Ia tumbuh dari kerja kecil yang konsisten, disiplin yang dijaga, dan kepemimpinan yang memahami bahwa keberhasilan sejati adalah ketika sistem tetap bekerja—bahkan tanpa sorotan. 

Penetapan BPOM sebagai WHO Listed Authority menandai babak baru posisi Indonesia dalam tata kelola kesehatan global. Bukan hanya sebagai negara besar, tetapi sebagai negara yang dipercaya. 

Dan dalam dunia kesehatan, kepercayaan itulah bentuk kemanusiaan tertinggi.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini