News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tribunners

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email: redaksi@tribunnews.com.

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Efisiensi Itu Soal Keteladanan, Bukan Akrobat Kebijakan

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prasetyo Nurhardjanto, Dosen Universitas Atma Jaya Jakarta. Melalui artikel ini, ia mengulas tentang efisiensi.

Ketiga, merasionalisasi struktur pemerintahan. Kabinet dengan jumlah pejabat setingkat menteri yang mencapai lebih dari seratus orang sulit disebut efisien. Setiap posisi membawa konsekuensi anggaran yang besar. Dalam kondisi ini, imbauan penghematan kepada masyarakat menjadi kurang memiliki legitimasi.

Efisiensi bukan sekadar angka anggaran, tetapi juga soal keadilan. Masyarakat akan lebih siap berhemat jika melihat bahwa pemerintah melakukan hal yang sama—bahkan lebih dulu.

Pada akhirnya, pilihan pemerintah jelas: melanjutkan kebijakan yang terlihat aktif namun minim dampak, atau menunjukkan keteladanan nyata. WFH satu hari mungkin memberi kesan adanya tindakan, tetapi tanpa perubahan di level elit, ia berisiko menjadi simbol tanpa substansi.

Sebaliknya, keteladanan mungkin sederhana, tetapi dampaknya jauh lebih kuat.

Sebab efisiensi bukan soal bekerja dari rumah satu hari. Efisiensi adalah soal konsistensi antara kata dan tindakan - bukan sekedar akrobat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini